3 Pelatih Yang Dikabarkan Akan Dipecat Klubnya Musim Panas Nanti

Nasib seorang pelatih bisa tergantung pada performa timnya sepanjang musim. Performa buruk tim bisa membuat sang juru taktik kehilangan jabatannya. Dengan musim akan segera berakhir, setiap klub tentunya sudah melakukan penilaian terhadap kinerja pelatihnya masing-masing. Bukan tidak mungkin akan ada pergantian pelatih pada akhir musim nanti. Performa baik atau buruknya tim memang tidak sepenuhnya adalah … Continue reading “3 Pelatih Yang Dikabarkan Akan Dipecat Klubnya Musim Panas Nanti”

Nasib seorang pelatih bisa tergantung pada performa timnya sepanjang musim. Performa buruk tim bisa membuat sang juru taktik kehilangan jabatannya.

Dengan musim akan segera berakhir, setiap klub tentunya sudah melakukan penilaian terhadap kinerja pelatihnya masing-masing. Bukan tidak mungkin akan ada pergantian pelatih pada akhir musim nanti.

Performa baik atau buruknya tim memang tidak sepenuhnya adalah kesalahan pelatih yang menangani, tapi biasanya jika tim yang diarsiteki tengah mengalami penurunan penampilan efek buruk biasanya berimbas dengan pemecatan pelatih. Evaluasi tentunya bakal dilakukan manajemen untuk menilai kinerja managernya selama semusim ini. baca selengkapnya

Target dari pihak manajemen yang tidak bisa dicapai oleh tim pada akhir musim sepertinya bakal berujung pada pergantian pelatih. Berikut adalah daftar prediksi pelatih yang bisa kehilangan pekerjaannya karena performa tim yang buruk selama semusim.

1. Antonio Conte – Chelsea

Datangnya manajer asal Italia Antonio Conte dimusim 2016/2017 ke Chelsea memberikan angin segar karena sebab Chelsea sukses merengkun titel Liga Premier Inggris. Bahkan dibawah asuhan Conte, The Blues berhasil melaju ke babak final Piala FA rujukan berita dari sini sebelum dikalahkan oleh Arsenal yang menjadi Juara. Edisi kepelatihannya tahun kedua ini tidak berjalan baik seperti musim perdananya. Oleh sebab itulah banyak pihak memprediksi Conte akan digeser dari kursinya karena penurunan performa Chelsea ini.

Musim ini Chelsea hanya mampu bercokol diperingkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dan tengah berjuang untuk menduduki posisi 4 utnuk meraih tiket Liga Champions tahun depan. Pada kompetisi Champions League Chelsea harus berbesar hati membiarkan Barcelona melaju ke perempat final usai kalah aggregat 1-4.

Permasalahan Conte bukan hanya itu, malah sebelum awal Liga Inggris bergulir Conte kerap bersitegang dan menentang kebijakan transfer yang buat manajemen Chelsea. Mulai dari itu Conte seperti tidak didukung lagi oleh jajaran petinggi The Blues Chelsea.

Punggawa baru yang didatangkan oleh klub juga tidak bisa memberikan servis memuaskan buat Conte. Morata dan Tiemoue Bakayoko belum bisa beradaptasi dan menunjukan kualitas terbaiknya untuk publik London Barat. Masalah kian berat karena performa bintang Chelsea Eden Hazard dan Fabregas yang melempem kian menambah berat masalah Conte.

Jabatan Conte yang tengah diujung tanduk buat sebagian pihak justu tidak dipikirkan lagi oleh Conte sebab secara tersirat Manager asal Italia itu mengungkapkan ingin kembali melatih klub Italia

2. PSG

Sasaran berikutnya adalah pelatih PSG Unai Emery yang dikabarkan akan dipecat karena kegagalan PSG di Liga Champions.

Unai Emery dipercaya melatih PSG sejak tahun 2016 untuk menggantikan Legenda Perancis Launrent Blanc dengan target utama adalah menjuarai Liga Champions Eropa. Setelah membawa kejayaan buat Sevilla yang juara Liga Eropa selama 3 tahun beruntun, manajemen PSG yakin magic Emery dapat membawa PSG ke kejayaan Liga Champions.

Rekrutan kelas dunia seperti Neymar dan Mbappe yang dibeli PSG diharapkan dapat mempermudah Unai Emery dalam membawa pulang trofi Liga Champions ke Paris. Namun hingga musim ini PSG selalu saja gagal mendekati Liga Champions bahkan untuk partai final saja PSG belum pernah. kabar selengkapnya

Memang Emery selalu berhasil di Liga Perancis tapi itu saja dirasa belum cukup sebab ambisi PSG kini hanya ingin menjuarai Liga Champions Eropa. Proses pergantian Pelatih dikubu PSG sepertinya hanya tinggal menunggu waktu saja, karena tentunya PSG tidak mau membuang waktu lebih banyak lagi hanya untuk memberikan kesempatan kepada Unai Emery.

3. Arsenal

Inilah pemberitaan yang paling krusial dan menghangatkan jagat sepak bola dunia. Para penggemar setia Arsenal seringkali meminta sang pelatih Arsene Wenger untuk meninggalkan Arsenal. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan, fans menilai performa Arsenal dibawah Wenger selama 3 musim terakhir cenderung mengalami penurunan.

The Gunners dipermalukan oleh tim lemah Nottingham Forest pada Piala FA, lalu kalah telak dari Manchester City di Final Carabao Cup, dan yang paling parah musim depan Arsenal info lebih lengkap tidak memiliki tiket untuk Liga Champions Eropa. Untungnya masih ada secercah harapan Arsenal untuk lolos ke ajang Liga Champions, syaratnya adalah mereka harus meraih titel Liga Eropa agar musim depan bisa otomatis menjadi kontestan Liga Champions.

Tidak dipungkiri Arsene Wenger memang sangat berjasa buat Arsenal sepanjang 10 tahunan melatih Arsenal. Tapi kali ini Arsenal harus melakukan perubahan agar dapat menyesuaikan dengan persaingan sepak bola modern dimana semua tim bertransformasi menjadi lebih baik.

Selama 3 tahun terakhir ini dibawah komando Wenger, Arsenal malah mengalami kemunduran performa. Barisan belakangnya pun sangat mudah ditembus bahkan oleh tim kecil sekelas Watford, dan Bournemouth FC. Maskipun sangat menghargai jasanya selama menjadi arsitek Arsenal tapi fans The Gunners sangat ngotot meminta Arsene Wenger untuk mundur dari kursi kepala pelatih Arsenal.