Fakta Dibalik Keindahan Wisata Pulau Pari, Kepulauan Seribu

Fakta Dibalik Keindahan Wisata Pulau Pari, Kepulauan Seribu Nama Pulau Pari kian tersohor karena dari pantai pasir perawan yang tak asing lagi di benak para traveler entah itu lokal ataupun dari mancanegara. Pantai yang berada di timur laut pulau pari tersebut adalah suatu pantai yang cantik dan sudah mengalami banyak kemajuan dalam waktu yang pendek soal pariwisata bahari. Dalam beberapa periode yang sudah terlewati, ada beberapa yang bertanya seperti apa hal itu berlangsung, ternyata support pemerintah setempat sangat banyak dan tinggi tuk mengembangkan potensi wisata pantai Pulau Pari ini. Maka akan dibahas secara detail tentang fakta unik dibail keindahan wisata pulau pari tidak terkecuali di dalamnya yaitu pantai pasir perawan.

Fakta-Fakta Menarik Pulau Pari

Agen wisata ke Pulau Pari ini mengatakan bahwa di pulau yang mempunyai luas kira-kira 1 ha, ada tidak sedikit fakta unik dibalik keindahan Pulau Pari termasuk di dalamnya seputar asal usul pantai yang dikasih julukan pantai pasir perawan. Pantai yang mempunyai pasir putih lembut yang terdapat di Pulau Pari ini dikenal juga dengan tanjung Nailun yang diilhami dari nama salah seorang pedagang sekaligus saudagar yang asalnya dari Betawi, mempunyai tanah yang luasnya pulau yang saat ini dikenal pulau pari. Lalu dalam beberapa tahun lampau, namanya berubah jadi pantai pasir perawan dengan dimulai oleh suatu peristiwa yang tragis yang masih diingat orang-orang sekitar.

Dulunya di pantai pasir perawan yang ada di Pulau Pari ada 2 anak yang lagi bermain di pantai kemudian satu anak laki-laki pulang sembari menangis dan bilang bahwa teman bermainnya, perempuan, telah dibawa burung gagak yang memiliki ukuran besar. Seorang penduduk dari pulau bernama Mansur bilang dengan jujur bila dirinya pun menyaksikan peristiwa yang tragis itu. Seluruh warga di dusun pulau terheran-heran lantaran hal yang terwujud adalah hal aneh dan ada pula di siang hari. Seluruh warga mencari anak yang hilang itu mengitari pulau dan laut sekitar. Sewaktu itu burung gagak emang mendominasi pulau. Sayangnya, anak perempuan sedang dicari tak kunjung ditemukan. Sampai pada waktu yang makin berganti, kejadian semakin dikenang menjadi peristiwa sedih. Untuk mengenangnya so diubahlah nama pantai tersebut jadi pantai pasir perawan. Di era 2010, ada meningkatnya perkembangan wisata di kepulauan seribu khususnya Pulau Pari. Warga pun mulai sadar bahwa potensi pariwisata yang ada akan membajak banyak peluang bisnis lalu penghasilan yang lebih besar disandingkan dengan yang mereka terima sekarang. Setelahnya atas inisiatif sendiri, maka mereka merintis pantai tuk dijadikan sebagai obyek wisata.

Saat dibuka, maka pantai jadi sebuah pantai yang begitu indah dan tiap warga berbondong-bondong buat mengganti nama Tanjung Nailun jadi nama yang lain. Lantaran teringat pada anak perempuan yang menghilang, pun eksotisme dari alam semacam perawan maka namanya jadi pantai pasir perawan sampai dengan sekarang. Banyak wisatawan yang menanyakan seputar asal usus nama itu lalu menceritakan seputar kondisi pertama saat pantai dibuka yang amat indah dan benar-benar indah sebagaimana keelokan perawan. Demi wisatawan yang mau berlibur maka tak ada salahnya tuk mengunjungi pantai pasir perawan yang terbilang sangat asri dan benar-benar boleh dinikmati keindahannya yang begitu fantastis. Liburan di Pulau Pari lebih pastinya di pasir perawan jadi suatu liburan singkat yang murah meriah dimana tiket masuknya tak mahal dan bisa secara mudah membangun tenda di wilayah pantai. Atau bisa pula bawa koper dan cekin di homestay yang sudah disediakan oleh warga dengan bervariasi harga yang dapat dipilih. Lebih lengkapnya silahkan saja berkunjung situs penjualannya di SakuraTravel.Asia